Untuk menjaga bentuk betis tetap proporsional dan kelihatan indah, ada
beberapa perawatan atau treatment yang harus dilakukan.
Berikut ini diantaranya :
1. Latihan Untuk Betis
Latihan untuk betis harus memperhatikan apakah betis lebih banyak otot atau
lemaknya.
- Betis Berotot
Untuk betis yang sudah berotot disarankan agar tidak menggunakan beban terlalu
berat. Beban harus tepat untuk betis. Bila terlalu berlebihan, tentu otot-otot betis
akan semakin besar. Sebaliknya, bila bebannya kurang, tentu hasilnya tidak akan
kelihatan. Karena itu, sebelum latihan betis sebaiknya dilakukan EMG
(Elektromiogram) untuk mengukur kekuatan maksimal dari otot-otot betis.
- Betis Berlemak
Untuk betis yang banyak minyaknya, bisa dilakukan latihan khusus dengan
memberikan beban ringan tapi dengan repetisi (pengulangan) yang banyak.
Dengan begitu, otot tidak akan cepat membesar, tapi mengencang.
2. Hindari Terlalu Lama Memakai High Heels
Memakai high heels terlalu lama akan menyebabkan otot-otot betis tertarik
keatas, sehingga betis membesar. Kalaupun harus memakai high heels setiap hari,
siasati dengan melepas high heels bila sedang berada di depan komputer atau saat
duduk.
3. Jangan Terlalu Lama Berdiri
Terlalu lama atau terlalu sering berdiri dapat menyebabkan betis membesar. Bila
pekerjaan menuntut lebih banyak berdiri, sebaiknya kenakan stoking kencang yang
bersifat menahan, atau biasa disebut supportive stocking.
4. Lakukan Message
Lakukan message secara teratur untuk merilekskan otot-otot betis. Atau, bila kaki
terasa pegal setelah beraktivitas, ketika tidur naikkan kaki ke dinding selama 15
menit, dan biarkan mata terpejam agar terasa rileks.
5. Konsumsi Nutrisi Sehat
Mengonsumsi nutrisi sehat akan menjaga betis tetap proporsional dan nampak
indah. Diantaranya mengonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi protein.
6. Perawatan Kulit Betis
Meski bentuknya sudah proporsional, kalau kulitnya kusam, tentu betis kurang
indah. Karena itu, pastikan selalu merawat betis agar tetap bersih dan bercahaya.
7. Treatment Khusus
Ada treatment khusus untuk membentuk betis jadi proporsional.
Misalnya, mesotherapy, botox, dan biomesosculpture serta aquapuncture.
Treatment ini sifatnya tidak permanen. Treatment ini juga tidak bisa mengecilkan
betis, karena betis adalah bagian yang berlemak dan sering digunakan.
Penyuntikan untuk memperkecil betis bertuuan membakar lemak setempat. Bila
lemak dibetis sedikit, otomatis berkurangnya lemak tidak terlalu signifikan. Yang
tinggal adalah massa otot. Selanjutnya, massa otot dikurangi dengan mengurangi
aktivitas pemakaian betis agar otot betis mengecil. Perlu juga latihan khusus
guna mengencangkan otot-otot betis (Cantiq).

0 comments:
Post a Comment