Ibu Hamil terutama pada kehamilan pertama biasanya sering gelisah dan tak
jarang membuat stress. Meskipun kehamilan itu membuat perasaan bahagia bagi
seorang wanita, namun juga membuat kegelisahan ketika memikirkan saat-saat
persalinan. Nanti sakit nggak ya, nanti bayi saya lahir normal nggak ya, nanti
terjadi sesuatu yang membayakan nggak ya...? Seabrek pertanyaan-pertanyaan
sering mampir dibenak wanita yang sedang hamil terutama bagi ibu muda.
Oleh karena itu maka muncullah latihan yang dinamakan Senam
Hamil atau Pregnancy Exercise. Tidak ada salahnya anda mencoba senam hamil
ini selain berdoa dan menenangkan diri untuk menghadapi saat
persalinan. Manfaat senam hamil itu banyak sekali diantaranya adalah menjaga
kebugaran fisik, relaksasi otot-otot tubuh terutama otot-otot yang berhubungan
dengan organ persalinan, selain itu tentunya akan memperkuat mental dalam
menghadapi persalinan.
Berikut ini contoh Gerakan Senam Hamil yang patut anda coba, namun sebelum
melakukan senam hamil baik dilakukan sendiri maupun bimbingan dari instruktur
sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter atau bidan, jangan sampai senam
hamil berdampak buruk terhadap kehamilan, misalnya membuat posisi janin yang
tadinya normal menjadi tidak normal dan lain sebagainya.
1. Persiapkan alat-alat senam terutama matras empuk dan bantal untuk mengelimir
tekanan bagian tubuh ke lantai yang keras. Sebelum melakukan senam hamil
lakukanlah pemanasan ringan agar otot-otot yang kaku menjadi lentur sehingga
siap melakukan senam hamil. Pemanasan bisa anda lakukan dengan dengan
memutar-mutar leher, mematah-matah leher kesamping kanan kiri, menggerakkan
tangan memutar atau menggerakkan kedepan kebelakang secara berulang,
memutar-mutar pinggul dan lain sebagainya, ingat ya lakukan gerakan dengan
ringan saja.
2. Sering wanita yang hamil mengalami bengkak di kaki, nah berbaringlah diatas
matras dan kepala dibantal, gerakkan telapak kaki anda kedepan dan kebelakang
sampai tak terasa kaku lagi. Lakukan juga dengan menekuk-nekuk kaki satu
persatu secara bergantian sehingga posisi lutut diatas tarik dan lepaskan kaki
kedepan dan kebelakang tanpa menganggkat telapak kaki, peregangan kaki dan
telapak kaki jika dilakukan secara rutin dapat menghindari terjadinya kaki
bengkak.
3. Untuk memperkuat otot paha, berbaringlah menghadap keatas dan angkat kaki
anda keatas naik turun kurang lebih 45 derajat, lakukan mengangkat kaki ini secara
bergantian.
4. Saat persalinan normal, mengejan adalah wajib karena tanpa mengejan maka
bayi tidak akan bisa terdorong keluar, mengejan ini membutuhkan energi dan
tenaga ekstra sekaligus anda harus menahan sakit, oleh karena itu anda perlu
melakukan latihan sebelum saat persalinan tiba. Berbaringlah terlentang, angkat
kedua kaki dan peganglah lutut atau kaitkan tangan anda dibawah lutut yang
terangkat, berlatihlah mengejan secara ringan dan terus menerus. Mengejan ini
kelihatannya gampang namun jika tidak dilatih akan sulit dilakukan, sering terjadi
ketika mengejan kehabisan napas, sehingga dorongan untuk mengeluarkan bayi
tidak maksimal karena kehabisan tenaga.
5. Sering juga saat hamil terasa nyeri dipinggang, lakukanlah posisi seperti
merangkak, buka kedua kaki, turunkan tangan bertubu pada daerah siku yang agak
menyamping, posisikan kepala anda dimatras menghadap kesamping, turunkan
posisi dada kebawah sampai ke matras, posisi ini lakukan secara rutin sampai agar
otot-otot punggung dan pinggul menjadi lemas.
6. Untuk memperkuat otot dan melemaskan otot paha dan daerah pangkal paha,
posisikan tubuh anda seperti merangkak, angkat kaki dan luruskan kebelakang
tahan sebentar dan turunkan dalam posisi menekuk bertumpu pada lutut, lakukan
secara bergantian.
Banyak sekali sebetulnya gerakan senam hamil, contohnya seperti gambar-gambar
diatas, demikianlah Manfaat Senam Hamil dan Gerakan Senam Hamil yang
dapat anda lakukan, semoga bermanfaat dan terima kasih.


0 comments:
Post a Comment